SOSIALISASI GUGATAN SEDERHANA DI BANK BRI KANCA KUNINGAN

SOSIALISASI GUGATAN SEDERHANA DI BANK BRI KANCA KUNINGAN

SOSIALISASI GUGATAN SEDERHANA DI BANK BRI KANCA KUNINGAN

Kuningan, Senin 20 Februari 2017, Pengadilan Negeri Kuningan melakukan sosialisasi mengenai Gugatan Sederhana sesuai dengan PERMA NO 2 TAHUN 2015 dengan kerjasama dengan Bank BRI Kantor Cabang Kuningan.  Sosialisasi dimulai pada pukul 09.30 WIB , bertempat di Ballroom Raja Sea Food Bandorasa Kuningan. Acara ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuningan Ibu ELLY ISTIANAWATI, S.H. dengan didampingi oleh jajaranya selaku pemateri  yaitu antara lain Bapak ANDITA YUNI SANTOSO, S.H., M.Kn.(Hakim)., Bapak ANDI LUKMANA, S.H. (Panitera)., Bapak ADE KUSUMA, S.H. ( Panitera Muda Perdata) dan Bapak PP. GULTOM, S.H.  (Staf Kepaniteraan Perdata)  Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan Bank BRI mulai dari Kepala Cabang, Kepala Unit dan Para Mantri.

Sosialisasi ini membahas tentang tata cara penyelesaian Perkara Perdata khusus nya Gugatan Sederhana (small claim court) menurut Peraturan Mahkamah Agung No. 2 Tahun 2015 yakni perkara perdata yang nilai gugatannya tidak lebih dari 200 juta dan bukan mengenai sengketa tanah akan diperiksa dengan acara yang sederhana oleh hakim tunggal. Hal ini karena telah diundangkan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana. Dalam memeriksa perkara yang dikategorikan sebagai “gugatan sederhana”, pengadilan harus menyelesaikan paling lama 25 hari sejak sidang pertama.

Selain melihat nilai gugatan dan objek gugatan, Perma 2 Tahun 2015 mengkategorikan perkara sebagai small claim court, harus pula memenuhi ketentuan berikut ini, yaitu: sengetanya mengenai wanprestasi atau perbuatan melawan hukum, bukan perkara yang menjadi kewenangan pengadilan khusus, masing-masing pihak (penggugat dan tergugat) tidak boleh lebih dari satu, kecuali memiliki kepentingan hukum yang sama, pihak Tergugat harus diketahui alamatnya dan Penggugat dan Tergugat harus berdomisili di wilayah hukum yang sama.

Acara sederhana dalam pemeriksaan perkara small claim court, nampak dari ketentuan sebagai berikut: perkara diperiksa oleh hakim tunggal, mendaftarkan gugatan dapat dilakukan dengan hanya mengisi blanko yang disediakan oleh pengadilan, tidak dapat diajukan tuntutan provisi, eksepsi, rekonvensi, intervensi, replik, duplik atau kesimpulan. Ketentuannya lainnya adalah Penggugat dan Tergugat wajib menghadiri persidangan secara langsung meskipun mereka menggunakan kuasa, bukti surat dilegalisir dan harus dilampirkan saat mendaftarkan gugatan. Selain itu upaya perdamaian dalam pemeriksaan gugatan sederhana mengecualikan dari ketentuan mediasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami materi pokok dan prosedur tentang Gugatan sederhana