KUNINGAN, Pada hari Jum’at tanggal 26 April 2019 Pengadilan Negeri Kuningan mendapat kunjungan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Bpk Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H., M.Hum. Kedatangan Ketua Komisi Yudisial diterima oleh Ketua Pengadilan Negeri Kuningan Bpk Uli Purnama,S.H.,M.H, Adapun maksud dan kunjungan tersebut antara lain sebagai silaturahmi dan penyampaian informasi tentang tindakan pencegahan dalam pelayanan perkara di Pengadilan.

Bertempat di Ruang Ali Said, Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Dr. Jaja Ahmad Jayus, S.H., M.Hum. dengan dihadiri oleh Hakim, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda, dan Panitera Pengganti, Menyampaikan beberapa hal penting terkait tindakan pencegahan dalam pelayanan perkara seperti komunikasi Aparatur Pengadilan dan para pihak, baik secara langsung atau bertemu muka dan penggunaan media sosial yang berindikasi penyalahgunaan dalam tugas.

Beliau mencontohkan beberapa kasus yang menyeret hakim-hakim yang terindikasi penyalahgunaan tugas terkait pelayanan perkara seperti:

  1. Penerimaan uang dari pihak berperkara.
  2. Masih ditemukan adanya panggilan sidang yang disampaikan oleh Jurusita sehari sebelum pelaksanaan sidang.

Terkait pelaksanaan kode etik hakim, beliau memberikan arahan perlunya para Hakim untuk menjaga kode etik, terutama hubungan dengan Pengacara dalam penyelesaian perkara. Beliau menjelaskan tentang prinsip etik hakim agar bekerja secara cermat dan teliti, Dalam prinsip etik profesional, seorang hakim harus memiliki wawasan yang luas.